PENGARUH IMPLEMENTASI TERAPI WARM HUG TERHADAP PENURUNAN NYERI PROSEDURAL PADA BAYI SAAT IMUNISASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAWAH LEBAR KOTA BENGKULU

  • MERI EPRIANA SUSANTI FAKULTAS ILMU KESEHATAN, UNIVERSITAS DEHASEN BENGKULU
  • DELTA APRIANTI FAKULTAS ILMU KESEHATAN, UNIVERSITAS DEHASEN BENGKULU
Keywords: Warm Hug, Nyeri Prosedural, Bayi, Imunisasi, FLACC

Abstract

Pendahuluan: Imunisasi merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesehatan bayi dan mencegah berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Namun, tindakan penyuntikan vaksin dapat menimbulkan nyeri prosedural pada bayi yang ditunjukkan melalui tangisan, ekspresi wajah, gerakan tubuh, dan perubahan perilaku. Nyeri saat imunisasi perlu dikelola dengan baik agar bayi merasa lebih nyaman dan orang tua tidak mengalami kecemasan ketika melihat respons nyeri pada bayinya. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dapat digunakan adalah terapi warm hug melalui pelukan hangat orang tua. Kehadiran dan pelukan orang tua selama imunisasi juga direkomendasikan sebagai salah satu upaya untuk mengurangi distress bayi selama prosedur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi terapi warm hug terhadap penurunan nyeri prosedural pada bayi saat imunisasi di wilayah kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pre-test post-test. Sampel penelitian terdiri dari 20 bayi yang mendapatkan imunisasi di wilayah kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Tingkat nyeri bayi dinilai menggunakan skala FLACC dengan rentang skor 0–10. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah implementasi terapi warm hug. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Karena data tidak berdistribusi normal, analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan data simulasi, rata-rata skor nyeri bayi sebelum diberikan terapi warm hug adalah 7,40 dengan median 7,00 dan standar deviasi 0,995. Setelah diberikan terapi warm hug, rata-rata skor nyeri menurun menjadi 4,60 dengan median 5,00 dan standar deviasi 0,883. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value <0,001, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara skor nyeri sebelum dan sesudah implementasi terapi warm hug. Kesimpulan: Berdasarkan data simulasi, implementasi terapi warm hug menunjukkan pengaruh terhadap penurunan nyeri prosedural pada bayi saat imunisasi. Terapi warm hug dapat menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan mudah diterapkan dengan melibatkan orang tua dalam memberikan kenyamanan kepada bayi selama tindakan imunisasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto S. 2013. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Halemani K, Vitale E, Shetty A, Thimmappa L, Issac A, Vr V, Mishra P. 2025. Nonpharmacological interventions on intramuscular vaccination pain among infants: A systematic review and meta-analysis of randomized control trials. Journal of Caring Sciences. 14(3):139–150.
Hauck AGV, et al. 2024. Effect of parental touch on relieving acute procedural pain in neonates and parental anxiety (Petal): A multicentre, randomised controlled trial in the UK. The Lancet Child & Adolescent Health. 8(4):259–269.
Merkel SI, Voepel-Lewis T, Shayevitz JR, Malviya S. 1997. The FLACC: A behavioral scale for scoring postoperative pain in young children. Pediatric Nursing. 23(3):293–297.
Notoatmodjo S. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Peng T, Qu S, Du Z, Chen Z, Xiao T, Chen R. 2023. A systematic review of the measurement properties of Face, Legs, Activity, Cry and Consolability Scale for pediatric pain assessment. Journal of Pain Research. 16:1185–1196.
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
World Health Organization. 2015. Reducing pain at the time of vaccination: WHO position paper – September 2015. Weekly Epidemiological Record. 90(39):505–510.
Published
2026-04-14
How to Cite
SUSANTI, M., & APRIANTI, D. (2026). PENGARUH IMPLEMENTASI TERAPI WARM HUG TERHADAP PENURUNAN NYERI PROSEDURAL PADA BAYI SAAT IMUNISASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAWAH LEBAR KOTA BENGKULU. Journal of Nursing and Public Health, 14(1), 170-177. https://doi.org/10.37676/jnph.v14i1.12542
Section
Articles