EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN GIGI TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN KARIES GIGI PADA SISWA KELAS 1 DI SD NEGERI 19 KOTA BENGKULU
Abstract
Pendahuluan: World Health Organization (WHO) Pada tahun 2018, angka peristiwa karies gigi permanen dilaporkan sebesar 2,3 miliyar permasalahan serta angka peristiwa karies pada gigi sulung sebesar 560 juta permasalahan. Amerika Serikat mempunyai prevalensi paling tinggi dengan 84% peristiwa karies, diiringi oleh Tiongkok dengan 76% dari karies, Brazil dengan 53, 6% dari karies serta Asia dengan 75, 8% dari karies (WHO, 2018). Tujuan : untuk mengetahui Efektivitas Edukasi Kesehatan Gigi Terhadap Perilaku Pencegahan Karies Gigi Pada Siswa Kelas 1 di SD negeri 19 Kota Bengkulu. Metode : Desain penelitian ini menggunakan metode Pre-Eksperimental dengan pendekatan One Group pre-post test design, Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 anak Kelas 1 di SD negeri 19 Kota Bengkulu, Dengan menggunakan teknik porpusive sampling dan alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner.. Analisa data menggunakan Uji wilcoxon test dengan derajat signifikansi α 0,001. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa dari 48 responden sebelum diberikan edukasi kesehatan, ada 37,5% anak memiliki perilaku negative dan ada 62,5% anak memiliki perilaku positif, setelah diberikan edukasi kesehatan, ada 85,4% anak memiliki perilaku positif dan ada 14,6% anak memiliki perilaku negative. Hasil analisis bivariat ada Pengaruh Efektivitas Edukasi Kesehatan Gigi Terhadap Perilaku Pencegahan Karies Gigi Pada Siswa Kelas 1 di SD negeri 19 Kota Bengkulu dengan nilai p 0,001 ≤ 0,005. Diharapkan SD Negeri 19 Kota bengkulu bagi guru untuk tetap dilakukan pelatihan menggosok gigi secara berkelanjutan dan berulang-ulang dengan menggunakan metode media video animasi agar kemampuan siswa lebih sempurna dalam melakukan gosok gigi secara mandiri.
Downloads
References
Andriyani, I. P. (2017). Pengembangan Video Pembelajaran pada Program Bina Diri Menggosok Gigi untuk Siswa Tunagrahita Kelas III di Sekolah Pendidikan Khusus Negeri Karanganyar Kebumen. Universitas Negeri Semarang: Fakultas Ilmu Pendidikan.
Apriyanto, N. (2012). Seluk - Beluk Tunagrahita & Strategi Pembelajarannya. Jogjakarta: Javalitera.
Asniar, H. K. (2020). Pendidikan Dan Promosi Kesehatan (pertama ed.). (N. U. Hikmah, Ed.) Aceh: Syiah Kuala University Press.
Aziz, A. (2018). Pengaruh Video Animasi Terhadap Kemampuan Bina Diri Anak Tunmagrahita Ringan pada Pembelajaran Bina Diri di SLB Tunas Kasih Surabaya.
Azwar, S. (2012). Penyusunan Skala Psikologi (Edisi II). Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Chandra, B. (2013). Metologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: EGC.
Daryanto. (2016). Media Pembelajaran Perananya Sangat Penting Dalam Mencapai Tujuan Pembelajaran (2 ed.). Yogyakarta: Penerbit Gava Media.
Desiningrum, D. R. (2016). Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Psikosain.
Fachruniza, H. P. (2016). Peningkatan Kemampuan Menggosok Gigi Melalui Media Boneka Gigi pada Anak Tunagrahita Kategori Sedang di SLB-C Rindang Kasih Secang.
Ghofur, A. (2019). Pedoman Lengkap Kesehatan Gigi dan Mulut. Jawa Tengah: Desa Pustaka Indonesia.
Hardiyanti, F. P. (2016). Peningkatan Kemampuan Menggosok Gigi Melalui Media Boneka Gigi pada Anak Tunagrahita Kategori Sedang Kelas IV di SLB-C Rindang Kasih Secang. Universitas Negeri Yogyakarta: Fakultas Ilmu Pendidikan.
Kemis, & Rosnawati, A. (2013). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita. Jakarta Timur: PT. Luxima Metro Media.
Louisa, M., Budiman, A. J., Suwandi, T., & Arifin, S. P. (2021). Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut di Masa Pandemi Covid-19 pada Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus.
Meimulyani, Y., & Caryoto. (2013). Media Pembelajran bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Jakarta Timur: PT. Luxima Metro Media.
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Novita, N. (2011). Promosi Kesehtan Dalam Pelayanan Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika.
Pasaribu, M. R. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Gigi Dan Mulut dengan Metode Simulasi Dan Media Video Animasi Terhadap Kemampuan Menggosok Gigi Pada Anak Prasekolah Di TK Fajar Medan Tahun 2019.
Pertiwiningsih, B. I. (2016). Kesehatan Mayarakat Kesehatan Gigi dan Mulut. Surakarta: Borobudur Inspira Nusantara.
Putriani, G. (2016). Peningkatan Upaya Pembelajaran Bina Diri Menggosok Gigi Melalui Media Video Animasi pada Anak Tunagrahita Kategori Sedang Kelas IV SDLB di SLB Negeri Pembina Yogyakarta.
Riyadi, S., Sari, D. R., Veriza, E., & Wahyuni, S. (2019). Perbedaan perilaku Menyikat Gigi sebelum dan Sesudah penyuluhan dengan Metode Video untuk Meningkatkan Pembelajaran Bina Diri Anak Tunagrahita SLB N 1 Jambi Tahun 2019 (Vol. Vol 4 No 2). Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat.
Sari, D. F. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Video Tentang Personal Hygiene Terhadap Tingkat Kemampuan pada Anak Retadasi Mental di Sekolah Luar Biasa Siwi Mulia Kota Madiun. STIKES BHM Madiun.
Sartika, Y. (2013). Ragam Media Pembelajaran Adaptif untuk Anak Berkebutuhan Khusus. (Qoni, Ed.) yogyakarta: Familia.
Setyaningsih, D. (2019). Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut. Tangerang: Loka Aksara.
Smaldino, S. E., Lowther, D. L., & Russell, J. D. (2011). Instrukturaltechnology And Media For Learnin: Teknologi Pembelajaran Dan Media Untuk Belajar (edisi kesembilan ed.). Jakarta: Kencana.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryami, Purnomo, R. T., & Sutranti, R. (2019). Edukasi Menggosok Gigi Terhadap Kemampuan Anak Menggosok Gigi Pada Anak Tunagrahita di SLB Shanti Yoga Klaten (Vol. 14 No. 1).
Susanto, A. (2018). Kesehatan Gigi dan Mulut. (R. Kusnawati, Ed.) Jakarta Selatan: PT Sunda Kelapa.
Syafaruddin. (2012). Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat. (A. Daulay, Ed.) Medan: Perdana Publishing.
Wijaya, A. (2013). Teknik Mengajar Siswa Tunagrahita (Disabilitas Inteligensi - Gangguan Intelektual). (A. Sobirin, Ed.) Yogyakarta: Kyta.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the Journal of Nursing and Public Health agrees to the following terms:
Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
Submission of a manuscript implies that the submitted work has not been published before (except as part of a thesis or report, or abstract); that it is not under consideration for publication elsewhere; that its publication has been approved by all co-authors. If and when the manuscript is accepted for publication, the author(s) still hold the copyright and retain publishing rights without restrictions. For the new invention, authors are suggested to manage its patent before published. The license type is CC-BY-SA 4.0.
Journal of Nursing and Public Health is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to:
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material
for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.






