HUBUNGAN UMUR, JENIS KELAMIN, DAN RIWAYAT INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) DENGAN KEJADIAN HIV/AIDS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PENURUNAN KOTA BENGKULU TAHUN 2022
Abstract
HIV (Human immunodeficiency virus) merupakan salah satu masalah kesehatan Global berdasarkan laporan epidemi HIV global unit united nasional program HIV/AIDS tahun 2019 menyatakan bahwa terdapat 38 juta penduduk di dunia mengidap penyakit HIV pada tahun 2019 bahkan sebanyak 7,1 juta penduduk di dunia tidak mengetahui bahwa setelah terinfeksi HIV epidemi HIV merupakan masalah dan tantangan besar bagi kesehatan masyarakat di dunia baik di negara maju maupun negara berkembang yang salah satunya adalah Indonesia (Kemenkes RI, 2019). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan umur, jenis kelamin dan riwayat IMS dengan kejadian HIV/AIDS di Wilayah Kerja Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel dalam penelitian ini 41 orang responden di Wilayah Kerja Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu Tahun 2022. Hasil dalam penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden (53,7%) negatif HIV/AIDS, sebagian besar responden (70,7%) <40 tahun, sebagian besar responden (58,5%) dengan jenis kelamin laki-laki, sebagian besar responden (58,5%) tidak ada riwayat IMS. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi-square didapatkan bahwa Ada hubungan jenis kelamin (p=0,002), riwayat IMS (p=0,001) dan tidak ada hubungan umur (0,077) dengan kejadian HIV/AIDS di Wilayah Kerja Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu Tahun 2022. Agar hasil penelitian ini dapat dijadikan landasan pelaksanaan program kegiatan bimbingan konseling kesehatan reproduksi sejak dini atau mulai dari remaja, PKPR (Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja) Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu.untuk pencegahan dan membantu mengurangi kejadian HIV/AIDS.
Downloads
References
Amelia M, Hadisaputro S, Laksono B, Sofro MA, De Paz Timor Leste U. Kesehatan Semarang P, et al. (2016).Faktor Risiko yang Berpengaruh terhadap Kejadian HIV/AIDS pada laki-laki Umur 25-44 Tahun di Kota Dili, Timor Leste. J Epidemiologi kesehatan Komunitas;1(1):39-46
Azizi, Khodadad dan Sartika, Mila (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Beresiko HIV/AIDS Pada Remaja di SMAN 1 Sukatani Tahun 2022. https://repository.medikasuherman.ac.id/xmlui/bitstream/
handle/123456789/2851/1673319900285_Manuskrip%20%28%20Khodadad%20Azizi%20%29.pdf? sequence=1&isAllowed=y
Berek. (2019). Hubungan Antara Umur, Jenis Kelamin, Pendidikan dan Pekerjaan dengan Stigmatisasi Terhadap Orang Dengan HIV/AIDS di RSUD Mgr. Gabriel manek, Svd Atambua. https://jurnal.unimor.ac.id/JSK/article/view/250
Dinas Kesehatan Kota Bengkulu. 2021. Buku Profil Kesehatan Kota Bengkulu. Dinas Kesehatan Kota Bengkulu
Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu. 2020. Buku Profil Kesehatan Provinsi Bengkulu. Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu
Kemenkes RI. (2020). Infodatin Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.
Kemenkes RI. (2017). Situasi HIV/AIDS di Indonesia tahun 1987-2017.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Diakses online pada tanggal 28 januari. Pusdatin.kemenkes.go.id
Kurniawati.(2018). Asuhan Keperawatan Klien Gangguan Sistem Imunologi (HIV/AIDS)Dengan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas. JURNAL EDUNursing, Vol. 2, No. 1
Manalu, Rina Marlina. (2019). Faktor -Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian HIV Pada usia produktif di Komite AIDS HKBP Balige. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kejadian Infeksi HIV pada Usia Produktif di Komite AIDS HKBP Kabupaten Toba Samosir Tahun 2017 (usu.ac.id)
Oktaseli, S., Rachmawati, M., & Suliaty, A. (2019). Hubungan Karakteristik Pasien, Perilaku Beresiko Dan IMS Dengan Kejadian HIV/AIDS pada Wanita Usia Subur di Klinik Vct Upt Blud Puskesmas Meninting Tahun 2015-2017. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 6(2), 133–154. https://doi.org/10.36743/medikes.v6i2.189
Yunior N, Wardani Ika. (2018). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian HIV/AIDS di RSUD Kabupaten Bekasi Tahun 2018.
An author who publishes in the Journal of Nursing and Public Health agrees to the following terms:
Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
Submission of a manuscript implies that the submitted work has not been published before (except as part of a thesis or report, or abstract); that it is not under consideration for publication elsewhere; that its publication has been approved by all co-authors. If and when the manuscript is accepted for publication, the author(s) still hold the copyright and retain publishing rights without restrictions. For the new invention, authors are suggested to manage its patent before published. The license type is CC-BY-SA 4.0.
Journal of Nursing and Public Health is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to:
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material
for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.