HUBUNGAN JUMLAH SEKRET DENGAN KEJADIAN VAP (VENTILATOR ASSOCIATED PNEUMONIA) PADA PASIEN DI ICU RSUD DR. M. YUNUS BENGKULU

  • ERNI BUSTON Poltekkes Kemenkes Bengkulu
  • EFRIZON HARIADI Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Keywords: Sekret, Ventilator Associated Pneumonia

Abstract

Latar belakang: Terbukanya saluran nafas bagian atas karena pemasangan ETT menyebabkan penurunan kemampuan tubuh untuk meyaring dan menghangatkan udara. Ganguan pertahanan silia mukosa saluran nafas karena adanya cidera pada mukosa saat intubasi dilakukan, sehingga menjadi tempat bakteri untuk berkolonisasi pada trakea, keadaan ini akan mengakibatkan peningkatan produksi dan sekresi sekret meningkat. Sekret dalam saluran nafas akan tergenang dan menjadi media untuk pertumuhan bakteri (Agustyn, 2007). Tujuan: mengidentifikasi hubungan jumlah sekret terhadap kejadian Ventilator Associated Pneumonia pada pasien di ICU RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Metode: Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain yang digunakan adalah cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 93 orang dengan menggunakan tehnik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan univariat dan bivariat dengan uji statistik T-test. Hasil: Uji statistik didapatkan nilai p = 0.00, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan penggunaan ventilator dengan terjadinya VAP. Terdapat nilai OR=9,58 dengan 95% CI: 3,632-25,287, artinya responden yang memiliki banyak sekret beresiko 10 kali terkena VAP. Saran: Diharapkan tim medis dapat melakukan penegndalian infeksi pada pasien yang menggunakan ventilator dan pasien yang di rawat di ICU.

Downloads

Download data is not yet available.

References

JNPH
Published
2020-11-07
How to Cite
BUSTON, E., & HARIADI, E. (2020). HUBUNGAN JUMLAH SEKRET DENGAN KEJADIAN VAP (VENTILATOR ASSOCIATED PNEUMONIA) PADA PASIEN DI ICU RSUD DR. M. YUNUS BENGKULU. Journal of Nursing and Public Health, 8(2), 22-26. Retrieved from https://jurnal.unived.ac.id/index.php/jnph/article/view/1176
Section
Articles