PREVALENSI KEJADIAN TINEA PEDIS PADA WANITA PENGOLAH IKAN DI PEMUKIMAN NELAYAN KOTA BENGKULU TAHUN 2018

  • Heru Laksono
  • Nerry Yunita
  • Sella Utari
Keywords: Tinea pedis, Trichophyton rubrum, Wanita Pembelah Ikan

Abstract

Latar Belakang: Tinea pedis salah satu penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur yang sering terjadi dan ditemukan di daerah kulit telapak kaki dan sela jari kaki.  Salah  satu spesies jamur penyebab penyakit ini adalah Trichophyton rubrum. Beberapa faktor resiko dari penyakit ini adalah orang yang sering bekerja ditempat basah atau orang yang setiap hari harus memakai sepatu tertutup dalam waktu yang lama, bertambahnya kelembapan karena keringat, dan paparan jamur. Tujuan: Untuk mengetahui prevalensi Tinea pedis yang disebabkan oleh jamur Trichophyton rubrum pada sela jari kaki wanita pembelah ikan di Pemukiman Nelayan Kota Bengkulu. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan desain survei deskriptif cross sectional. Data yang dikumpulkan merupakan data primer. Sampel penelitian ini sebanyak 24 responden kerokan kulit sela jari kaki wanita pembelah ikan. Hasil pemeriksaan jamur Trichophyton rubrum di laboratorium diperiksa secara makroskopis dan dilanjutkan dengan pemeriksaan mikroskopis. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi kejadian Tines pedis  pada wanita pembelah ikan di Pemukiman Nelayan Kota Bengkulu sebesar 37,5% atau sebanyak 9 orang dari 24 responden yang diperiksa diperoleh hasil positif. Kesimpulan: Prevalensi infeksi jamur Trichophyton rubrum pada wanita pembelah ikan di Kampung Sejahtera sebesar 37,5%. Distribusi frekuensi berdasarkan karakteristik faktor resiko (Menggunakan sepatu boots, Penggantian kaos kaki, kebisaan mencuci kaki, dan Lama bekerja dalam sehari).

Downloads

Download data is not yet available.

References

JNPH
Published
2020-05-16
How to Cite
Laksono, H., Yunita, N., & Utari, S. (2020). PREVALENSI KEJADIAN TINEA PEDIS PADA WANITA PENGOLAH IKAN DI PEMUKIMAN NELAYAN KOTA BENGKULU TAHUN 2018. Journal of Nursing and Public Health, 8(1), 43-47. https://doi.org/10.37676/jnph.v8i1.1012
Section
Articles