HUBUNGAN KONDISI KESEHATAN IBU DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI JANGKA PANJANG

  • CICI ARLITA PRODI D3 KEBIDANAN, FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS BENGKULU
  • DENI MARYANI PRODI D3 KEBIDANAN, FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS BENGKULU
  • NENG KURNIATI PRODI D3 KEBIDANAN, FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS BENGKULU
  • KURNIA DEWIANI PRODI D3 KEBIDANAN, FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS BENGKULU
  • DAMAYANTI DAMAYANTI PRODI D3 KEBIDANAN, FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS BENGKULU
Keywords: Kesehatan, Kontrasepsi, Pemilihan

Abstract

Pendahuluan: Masalah utama kependudukan di Indonesia yaitu pertumbuhan penduduk yang tinggi. Dalam rangka menekan laju pertumbuhan penduduk, pemerintah melaksanakan berbagai program pembangunan salah satunya Keluarga Berencana (KB). Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan usaha pemerintah dalam menekan pertumbuhan penduduk. Pasangan Usia Subur (PUS) dapat menentukan pilihan kontrasepsi sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya berdasarkan informasi yang telah dipahami, termasuk keuntungan, kerugian dan faktor yang mempengaruhi metode kontrasepsi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan MKJP di wilayah kerja Puskesmas Muara Bangkahulu Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik menggunakan desain cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 sampel dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Analisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan kondisi kesehatan (p value 0,569) tidak ada hubungan dengan pemilihan MKJP (p value > 0,05) dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang di wiliyah kerja Puskesmas Muara Bangkahulu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andini, W. S., Karyus, A., Pramudho, K., Budiati, E. (2023). Determinan Penggunaan Alat Kontrasepsi dalam Rahim (AKDR) oleh Akseptor Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(4), 1209–1232. https://doi.org/10.32583/pskm.v13i4.1284
BKKBN. (2023). Gelar Pelayanan KB Serentak Seluruh Indonesia. Diakses Pada Tanggal 11 Desember 2024.
Fransisca L, Adriani, Izalika, Fatmawati T. (2024). Karakterisktik Pasangan Usia Subur Dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang.
Handayani, M., Ellina, Yulizar, Eka Afrika. (2023). Analisis Determinan Rendahnya Pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Jurnal Kesehatan Dan Pembangunan, 13(26), 197–204. https://doi.org/10.52047/jkp.v13i26.149
Jusriani, J., Rifai, M., Juhanto, A. (2022). Analisis Peran Petugas Lapangan Keluarga Berencana Dalam Meningkatkan Jumlah Akseptor “Mjkp” Di Wilayah Kerja Puskesmas Lasusua Kecamatan Lasusua Kabupaten Kolaka Utara. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 1(1), 33–45. https://doi.org/10.57151/jsika.v1i1.16
Kemenkes RI. (2021). Pedoman Pelayanan Kontrasepsi dan Keluarga Berencana. Direktorat Kesehatan Keluarga, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 1(November), 1–286.
Kemenkes RI. (2023). Profil Kesehatan Indo-nesia. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id. https://www.kemkes.go.id/downloads/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-2021.pdf
Kursani, E., Vermita Warlenda, S., Purwanti, Y. (2023). Penyuluhan Pengetahuan Tentang Keluarga Berencana (KB) Dan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Community Development Journal, 4(2), 3326–3330.
Maulinda, A. V., Anggraini, W. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan Wanita Usia Subur (WUS) dalam pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Journal of Nursing Practice and Education, 4(2), 284–290. https://doi.org/10.34305/jnpe.v4i2.1078 (Issue 1940310019).
Putri, N. A., Ronoatmodjo, S. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (Mkjp) Pada Wanita Usia 15-49 Tahun Di Wilayah Pedesaan Di Indonesia (Analisis Data Sdki 2017). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(5). https://doi.org/10.14710/jkm.v11i5.38572
Setyorini, D. (2020). Keluarga Berencana Dan Kesehatan Reproduksi. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1). http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_Sistem_Pembetungan_Terpusat_Strategi_Melestari
Veri, N., Lajuna, L., Alchalidi, A., Dewita, D., Chipojola, R. (2023). The use of long-acting reversible contraceptives: a quasi-experimental study in Indonesia. British Journal of Midwifery, 31(1), 24–31. https://doi.org/10.12968/bjom.2023.31.1.24
Wijayanti, U. T. (2023). Menelusuri Jejak MKJP: Faktor-Faktor Penggunaan pada Wanita Usia Subur Millenial. Prosiding Seminar Nasional Unimus, 6, 700–707.
Yulizar, Y., Rochadi, R. K., Sembiring, R., Nababan, D., Sitorus, M. E. J., Windra, T. (2021). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Pus Dalam Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Di Kecamatan Langsa Timur Tahun 2021. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 113–124. https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i1.2736
Published
2025-10-26
How to Cite
ARLITA, C., MARYANI, D., KURNIATI, N., DEWIANI, K., & DAMAYANTI, D. (2025). HUBUNGAN KONDISI KESEHATAN IBU DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI JANGKA PANJANG. Journal of Nursing and Public Health, 13(2), 77-83. https://doi.org/10.37676/jnph.v13i2.10012
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)