PERBEDAAN PENURUNAN KANDUNG FE (BESI) DI SUMUR GALI MENGGUNAKAN KARBON AKTIF BIJI KAPUK (CEIBA PENTANDRA) SEBAGAI ADSORBEN

  • RIANG ADEKO POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN BENGKULU
  • ANDRIANA MARWANTO POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN BENGKULU
Keywords: Karbon aktif, Fe (Besi), Sumur Gali, dan Biji Kapuk

Abstract

Air merupakan senyawa kimia yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Salah satu pencemar kimia yang paling banyak ditemukan dalam air adalah Fe. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan kadar Fe adalah dengan proses adsorbsi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ketebalan arang aktif  biji kapuk (ceiba pentandra) paling efektif dalam menurunkan Fe pada air sumur gali. Jenis penelitian yang dilakukan adalah quasi experiment, subjek penelitian ini adalah air sumur gali dan biji kapuk, dan objek adalah kadar Fe. Analisis data menggunakan uji One Way Anova dan uji Benferroni. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya penurunan kadar Fe pada Air Sumur Gali setelah dilakukan adsorbsi, yaitu sebesar 44,54% - 74,09% pada setiap ketebalan. Dari hasil analisis data maka didapatkan ketebalan arang aktif biji kapuk paling efektif untuk menurunkan kadar Fe adalah 50 cm. Diharapkan peneliti lain juga memeriksa dan memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses adsorbsi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

JNPH
Published
2020-11-07
How to Cite
ADEKO, R., & MARWANTO, A. (2020). PERBEDAAN PENURUNAN KANDUNG FE (BESI) DI SUMUR GALI MENGGUNAKAN KARBON AKTIF BIJI KAPUK (CEIBA PENTANDRA) SEBAGAI ADSORBEN. Journal of Nursing and Public Health, 8(2), 65-70. Retrieved from https://jurnal.unived.ac.id/index.php/jnph/article/view/1196
Section
Articles