FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI KABUPATEN BENGKULU SELATAN TAHUN 2025
Abstract
Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Kabupaten Bengkulu Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Kecamatan Pino Raya tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel sebanyak 89 ibu yang memiliki balita usia 24–60 bulan yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Variabel independen meliputi usia perkawinan ibu, tingkat pengetahuan ibu, riwayat berat badan lahir rendah (BBLR), kondisi sanitasi lingkungan, dan pola asuh, sedangkan variabel dependen adalah kejadian stunting berdasarkan indeks tinggi badan menurut umur (TB/U). Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-square, serta multivariat menggunakan regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berhubungan signifikan dengan kejadian stunting pada analisis bivariat (p < 0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa riwayat BBLR merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian stunting, di mana balita dengan riwayat BBLR memiliki risiko 3,8 kali lebih besar mengalami stunting dibandingkan balita tanpa riwayat BBLR (OR = 3,828; p = 0,029). Selain itu, usia perkawinan ibu juga menunjukkan hubungan signifikan dengan kejadian stunting. Disimpulkan bahwa kejadian stunting dipengaruhi oleh faktor biologis, maternal, dan lingkungan, dengan BBLR sebagai determinan utama. Intervensi pencegahan perlu difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu hamil, pencegahan BBLR, edukasi gizi, serta perbaikan sanitasi dan pola asuh.Downloads
References
Hardiansyah. Peran berat badan lahir rendah terhadap kejadian stunting pada anak. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. 2017;14(2):85–92.
Herdinda P. Sanitasi lingkungan dan hubungannya dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Lingkungan. 2024;21(1):55–63.
Hidayat T. Pola asuh makan dan risiko stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2023;18(1):77–84.
Indriani F, Mustajab A. Hubungan pernikahan usia anak terhadap kejadian stunting pada balita di Wonosobo. Jurnal Kesehatan Wanita, Gizi dan Anak. 2023;4(2):45–52.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Stunting. Jakarta: Kemenkes RI; 2025.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024. Jakarta: Kemenkes RI; 2024.
Putri NP. Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi terhadap kejadian stunting pada balita. Jurnal Surya Medika. 2022;8(2):218–221.
Riani N, Margiana R. Hubungan pola asuh dengan status gizi balita. Jurnal Keperawatan. 2021;13(2):101–108.
Sholihah R. Faktor risiko stunting pada balita berdasarkan riwayat BBLR. Jurnal Kesehatan Anak. 2023;12(1):33–40.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2015.
World Health Organization. Child Malnutrition Estimates 2025 Edition. Geneva: WHO; 2025.
An author who publishes in the Journal of Nursing and Public Health agrees to the following terms:
Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
Submission of a manuscript implies that the submitted work has not been published before (except as part of a thesis or report, or abstract); that it is not under consideration for publication elsewhere; that its publication has been approved by all co-authors. If and when the manuscript is accepted for publication, the author(s) still hold the copyright and retain publishing rights without restrictions. For the new invention, authors are suggested to manage its patent before published. The license type is CC-BY-SA 4.0.
Journal of Nursing and Public Health is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to:
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material
for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.






