Inovasi Pengolahan Abon Lokan (Pilsbryoconcha exilis) Dengan Perlakuan Substitusi Tebu Telur (Saccharum edule)

  • Hesti Nur'aini Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, UNIVED
  • Ishar Ishar Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, UNIVED
  • Darius Darius Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, UNIVED

Abstract

Abon lokan merupakan salah satu produk pangan yang terbuat dari daging yang disuwir-suwir dan ditambahkan bumbu kemudian dilakukan penggorengan dan pengepresan. Melihat harga lokan yang mahal, maka perlu dilakukan substitusi menggunakan bahan berprotein tinggi yang memiliki harga lebih ekonomis. Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengevaluasi pengaruh substitusi tebu telur dalam pengolahan abon lokan, terhadap sifat kimia dan organoleptik abon lokan, serta menentukan komposisi bahan baku yang tepat dalam pengolahan abon lokan substitusi tebu telur.

Penelitian ini menggunakan faktor tunggal, dengan faktor perlakuan komposisi tebu telur : lokan ((0 : 400), (50 : 350), (100 : 300), (150 : 250), (200 : 200), dan (250 : 150)) gram. Analisis yang dilakukan meliputi analisis protein, analisis serat kasar, analisis usaha, dan uji sensoris untuk mengetahui tingkat penerimaan panelis terhadap abon lokan, menggunakan 20 orang panelis agak terlatih.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tebu telur pada pembuatan abon lokan berpengaruh terhadap kandungan protein, serat kasar dan tingkat kesukukaan panelis pada parameter warna, rasa dan tekstur abon lokan. Konsentrasi tebu telur yang tepat untuk menghasilkan abon terbaik adalah pada perlakuan 150 g tebu telur dan 250 g daging lokan, dengan nilai  protein sebesar  19,107%, serat kasar 0,967%, tingkat kesukaan terhadap warna sebesar 3,80 (suka), rasa sebesar 4,80 (sangat suka), dan tekstur sebesar 4,70 (sangat suka). Hasil analisis usaha abon lokan substitusi tebu telur dengan komposisi 150 gr : 250 gr diperoleh keuntungan sebesar Rp 38.353/kg.

 

Kata Kunci: substitusi, tebu telur, abon lokan

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-12-30
Section
Jurnal Penelitian