Analisis Kelayakan Usaha pada Brand Asri Kelurahan Padang Serai Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu

  • Rika Dwi Yulihartika Program Studi Agribisnis, UNIVED
  • Fransius Siregar Program Studi Agribisnis, UNIVED

Abstract

Metode penelitian yang dilakukan meliputi NPV, PBP (Payback periode) Pengumpulan data diambil dari data sekunder dan data primer, analisis data menggunakan rumus π = TR – TC (Pendapatan Bersih), R/C Ratio untuk mengukur kelayakan usaha sirup BRAND ASRI. 

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi aspek teknis dan operasional BRAND ASRI yang dekat dengan pasar yang berada di Kelurahan Padang Serai bahwa dari segi aspek teknis dan operasional layak untuk diusahakan, dari aspek pasar dan pemasaran BRAND ASRI mempunyai agen diberbagi kota salah satunya Padang, Pekanbaru dari segi pemasaran BRAND ASRI layak untuk pemasaran, dari aspek sosial dan ekonomi BRAND ASRI bagi masyarakat Kelurahan Padang Serai Mendukung adanya usaha ini sehingga kelompok tani bisa untuk menjual jeruk kalamansi kepada usaha BRAND ASRI dilihat dari sisi perekonomian BRAND ASRI sangat Layak, dari segi manajemen dan aspek hukum BRAND ASRI mempunyai struktur yang jelas, dan dari segi aspek hukum BRAND ASRI sudah layak karena usaha ini sudah diakui pihak IRT, MUI, dan diakui Halal untuk analisis finansial dan R/C ratio, payback period BRAND ASRI dikatakan layak karena usaha ini lebih besar dari nol yaitu Rp 106.186.275,- dan analisis payback period diperoleh adalah 1.5 tahun untuk analisis R/C ratio BRAND ASRI secara ekonomis layak untuk diusahakan karena memiliki nilai lebih dari 1 sebesar (R/C ≥1.22).

 

Kata Kunci : Studi kelayakan, Keuangan, Sirup Kalamansi

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-01-08
How to Cite
Yulihartika, R., & Siregar, F. (2019). Analisis Kelayakan Usaha pada Brand Asri Kelurahan Padang Serai Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu. JURNAL AGRITEPA, 6(1), 150 - 163. Retrieved from https://jurnal.unived.ac.id/index.php/agritepa/article/view/806
Section
Jurnal Penelitian