Identifikasi Kualitas Biobriket Hasil Pirolisis Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit Dengan Variasi Dimensi

  • Eva Ramalia Sari Universitas Dehasen Bengkulu

Abstract

Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dapat dijadikan bahan baku pembuatan biobriket. Pada penelitian ini, dilakukan pirolisis TKKS untuk menghasilkan arang sebagai bahan baku biobriket. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kualitas biobriket dengan variasi dimensi (silinder, silinder berlubang, dan jengkol), yang dihasilkan melalui proses pirolisis TKKS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biobriket yang dihasilkan melalui proses pirolisis TKKS memiliki nilai kalor berkisar antara 4681 kkal/kg - 5122 kkal/kg, kadar air antara 9,32% - 9,47%, kadar volatile matter antara 38,73% - 41,61%, kadar abu antara 11,79% - 14,27%, dan kadar karbon terikat antara 34,80% - 39,49%. Variasi dimensi pada proses pembuatan biobriket TKKS mempengaruhi kualitas biobriket yang dihasilkan. Kualitas biobriket TKKS dengan dimensi silinder berlubang lebih baik dibandingkan dengan biobriket TKKS dimensi silinder dan jengkol karena mimiliki nilai kalor tertinggi (5122 kkal/kg), kadar volatile matter terendah (38,73%), dan kadar karbon terikat tertinggi (39,49%). Nilai kalor dan kadar abu biobriket TKKS dengan dimensi silinder berlubang telah memenuhi standar kualitas briket arang kayu (SNI 01-6235-2000).

 

Kata kunci : TKKS, biobriket, variasi dimensi, silinder berlubang

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Eva Ramalia Sari, Universitas Dehasen Bengkulu

Fakultas Pertanian

Published
2018-07-18
How to Cite
Sari, E. (2018). Identifikasi Kualitas Biobriket Hasil Pirolisis Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit Dengan Variasi Dimensi. JURNAL AGRITEPA, 4(1), 146 - 157. Retrieved from https://jurnal.unived.ac.id/index.php/agritepa/article/view/594
Section
Jurnal Penelitian