PEMBERDAYAAN IBU HAMIL BERBASIS KEARIFAN LOKAL DAN KESIAPAN PERSALINAN: SUATU TINJAUAN KONSEPTUAL
Abstract
Pendahuluan: Kearifan lokal merupakan elemen penting dalam praktik kehamilan dan persalinan di berbagai daerah Indonesia. Praktik budaya yang melekat pada masyarakat memiliki dampak protektif maupun risiko terhadap kesehatan ibu dan bayi. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah menyusun model pemberdayaan ibu hamil berbasis kearifan lokal melalui studi literatur nasional serta menunjukkan relevansinya bagi pengembangan intervensi di Provinsi Bengkulu. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka naratif melalui analisis artikel nasional dan internasional tahun 2019–2024 terkait budaya kehamilan, pemberdayaan ibu hamil, dan kesiapan persalinan. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) kearifan lokal berpengaruh besar terhadap perilaku kesehatan maternal; (2) program pemberdayaan ibu hamil yang melibatkan keluarga, komunitas, dan tokoh adat terbukti meningkatkan kesiapan persalinan; dan (3) integrasi budaya dalam Kelas Ibu Hamil dan layanan kebidanan meningkatkan efektivitas edukasi. Studi ini menghasilkan model konseptual pemberdayaan ibu hamil berbasis kearifan lokal yang dapat diadaptasi di Bengkulu dan provinsi lainnya sebagai upaya meningkatkan kesiapan persalinan dan menurunkan risiko komplikasi maternal.
Downloads
References
Dewi, A., & Kadir, A. (2021). Husband’s support and birth preparedness among pregnant women in South Sulawesi. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(1), 33–40.
Hastuti, N., Wulandari, D., & Rahayu, S. (2021). Cultural beliefs related to pregnancy and childbirth in Indonesia: A qualitative study. BMC Pregnancy and Childbirth, 21(1), 1–9.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2022. Kemenkes RI.
Mahmudah, U., Lestari, R., & Sari, P. (2021). Empowering pregnant women through husband involvement. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(3), 145–153.
Nurhayati, S., Rukmini, M., & Anwar, S. (2020). The impact of antenatal classes on maternal knowledge in West Java. Jurnal Pendidikan Kebidanan, 4(2), 101–108.
Pramesti, F., Ningsih, R., & Lestari, D. (2021). Health literacy and birth preparedness among Indonesian pregnant women. Jurnal Health Literacy Indonesia, 3(1), 29–38.
Pranata, A., Sari, R., & Widodo, D. (2020). Javanese cultural practices during pregnancy and postpartum. Jurnal Kebudayaan Nusantara, 6(1), 44–56.
Putri, R., & Utami, R. (2022). Traditional practices among pregnant women in Bengkulu Province. Jurnal Kebidanan, 11(2), 150–158.
Putri, D., & Yulinda, N. (2020). Maternal decision-making in Minangkabau communities. Indonesian Journal of Social and Cultural Health, 5(2), 77–85.
Rahmawati, D., & Widyawati, R. (2023). Culturally sensitive antenatal class development: A systematic review. Midwifery Journal Research, 7(1), 45–53.
Seran, E., & Kerans, M. (2019). Traditional birth attendants and maternal health collaboration in East Nusa Tenggara. Jurnal Kesehatan NTT, 1(1), 23–31.
Sihombing, R., Situmorang, K., & Lubis, R. (2021). Community-based empowerment to increase birth preparedness. International Journal of Community Health, 7(3), 201–209.
Sukmawati, D., & Fitriani, N. (2021). Cultural postpartum practices among Sundanese women. Jurnal Sosial Budaya, 13(2), 150–162.
Wanimbo, D., Tabuni, R., & Sondegau, L. (2022). Maternal cultural practices and challenges in accessing health care in Papua. Papua Health Journal, 2(1), 11–20.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









