KONTRIBUSI KELUARGA TERHADAP DETEKSI DINI RISIKO PADA IBU HAMIL: TINJAUAN SISTEMATIK LITERARUR
Abstract
Deteksi dini risiko kehamilan merupakan langkah penting dalam mencegah terjadinya komplikasi yang dapat meningkatkan angka kesakitan dan kematian ibu. Peran keluarga, terutama suami dan anggota keluarga dekat, menjadi faktor penentu dalam meningkatkan kesadaran ibu hamil terhadap tanda bahaya serta mendorong pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Literatur review ini bertujuan menganalisis bentuk kontribusi keluarga terhadap deteksi dini risiko pada ibu hamil melalui penelitian-penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2020–2025. Tinjauan dilakukan secara naratif melalui pencarian artikel pada PubMed, ScienceDirect, Scopus, dan Google Scholar dengan kriteria inklusi berupa penelitian yang membahas dukungan keluarga, perilaku kesehatan ibu hamil, dan deteksi dini risiko kehamilan. Sebanyak 15 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis secara tematik. Hasil review menunjukkan bahwa dukungan keluarga dalam bentuk dukungan emosional, dukungan informasi, dukungan instrumental, serta dukungan dalam pengambilan keputusan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan ibu hamil mengenali tanda bahaya kehamilan, melakukan pemeriksaan antenatal secara teratur, dan mencari pertolongan kesehatan lebih cepat saat terjadi risiko. Keterlibatan aktif suami terbukti meningkatkan kepatuhan ibu dalam pemantauan kehamilan dan mempercepat deteksi masalah. Sebaliknya, rendahnya dukungan keluarga berdampak pada rendahnya kewaspadaan, keterlambatan mencari pertolongan, dan meningkatnya risiko komplikasi. Temuan ini menegaskan pentingnya program edukasi berbasis keluarga serta strategi pemberdayaan keluarga untuk memperkuat peran mereka dalam deteksi dini risiko kehamilan. Kesimpulan: Kontribusi keluarga merupakan komponen penting dalam keberhasilan deteksi dini risiko kehamilan. Upaya peningkatan keterlibatan keluarga, terutama suami, perlu diintegrasikan ke dalam program pelayanan antenatal. Kata Kunci: dukungan keluarga, deteksi dini, risiko kehamilan, ibu hamil, keterlibatan suami, kesehatan maternal.
Downloads
References
House, J. (2021). Social Support Theory and Health Behavior. Oxford University Press.
Khatun, R., Ali, S., & Rahim, A. (2022). Family support and early pregnancy risk detection in low-resource settings. BMC Pregnancy and Childbirth, 22(1), 1–9.
Lasi, F. S., & Lestari, D. (2021). Family support and early detection of pregnancy complications. Indonesian Journal of Midwifery, 12(3), 112–120.
Mahmood, S., & Ali, N. (2021). Maternal health literacy and danger sign recognition during pregnancy. Global Health Science, 5(3), 120–128.
Ministry of Health Indonesia. (2023). Pedoman Pelayanan ANC Terpadu. Kemenkes RI.
Mwilike, B., et al. (2021). Knowledge of danger signs in pregnancy and associated factors among pregnant women. BMC Pregnancy and Childbirth, 21(1), 1–9.
Ningsih, A. (2023). Faktor-faktor keterlambatan keputusan ibu hamil dalam mencari pertolongan. Jurnal Kebidanan Indonesia, 14(1), 45–54.
Rahman, M., Hasan, T., & Noor, S. (2021). Family involvement and maternal outcomes: A narrative review. Journal of Public Health Research, 10(4), 225–234.
Smith, A., & Peterson, L. (2022). Early detection of maternal risk factors: Global perspectives. Maternal and Child Health Journal, 26(4), 455–468.
Utami, N., & Kurniasih, R. (2020). Cultural influence on maternal health decision-making in Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(2), 78–87.
WHO. (2022). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. World Health Organizatio
World Health Organization (WHO). (2023). Trends in Maternal Mortality. WHO Press.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









