STRATEGI PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA REMAJA MELALUI PERUBAHAN GAYA HIDUP DI KECAMATAN WIRADESA

  • YULIS INDRIYANI FAKULTAS ILMU KESEHATAN, PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS PEKALONGAN
  • TEGUH IRAWAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN, PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS PEKALONGAN
  • CAHYA KAMILATUS ZAHRAH FAKULTAS ILMU KESEHATAN, PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS PEKALONGAN
  • NAYLA AZ ZAHRA FAKULTAS ILMU KESEHATAN, PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS PEKALONGAN
  • IRENE SURYAKUNISA FAKULTAS ILMU KESEHATAN, PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS PEKALONGAN
  • AFISKA ALFERA FEBIA EL SYANI FAKULTAS ILMU KESEHATAN, PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS PEKALONGAN
  • DINDA AMELIA FAKULTAS ILMU KESEHATAN, PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS PEKALONGAN
  • ALDY SANY SYAHPUTRA FAKULTAS ILMU KESEHATAN, PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS PEKALONGAN
Keywords: Diabetes Mellitus, Remaja, Tipe 2

Abstract

Pendahuluan: Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit yang tidak hanya diderita oleh kalangan dewasa saja, melainkan pada kalangan remaja. Diabetes Melitus adalah penyakit tidak menular yang sampai saat ini masih menjadi perhatian di Indonesia. Penelitian ini dimaksudkan untuk menerapkan strategi pencegahan Diabetes Melitus tipe 2 pada remaja melalui perubahan gaya hidup di Kecamatan Wiradesa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan melalui wawancara mendalam. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dengan melibatkan informan masyarakat di Kecamatan Wiradesa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling, yaitu pemilahan informan dengan mempertimbangkan kesesuaian subjek terhadap tujuan yang dibutuhkan dalam penelitian. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Kecamatan Wiradesa meliputi kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan kepada remaja melalui posyandu remaja di Wilayah Puskesmas Wiradesa. Strategi ini dilakukan dengan pendekatan edukatif di sekolah dan komunitas, serta skrining kesehatan secara berkala. Meskipun pelaksanaan program ini telah sesuai dengan SOP dan memiliki dukungan penuh oleh SDM serta fasilitas yang memadai, keberhasilannya masih belum maksimal. Hal ini disebabkan oleh rendahnya partisipasi remaja akibat keterbatasan waktu, minat yang rendah, dan kurangnya pemahaman mengenai pentingnya pencegahan diabetes melitus. Kesimpulan: Program pencegahan Diabetes Melitus tipe 2 pada remaja yag dilakukan di Wilayah Puskesmas Wiradesa telah dilaksanakan melalui kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan secara rutin, khususnya melalui posyandu remaja. Namun, rendahnya pasrtisipasi remaja dalam mengikuti kegiatan program pencegahan diabetes melitus ini, menjadi tantangan utama yang dihadapi oleh puskesmas Wiradesa dan Posyandu di Wilayah Kecamatan Wiradesa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amirah, S. D. (2024). Edukasi Tentang Diabetes Melitus. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 33.
Antoro, S. D. (2023). Profil Kesehatan Kabupaten Pekalongan. Retrieved from https://dinkes.pekalongankab.go.id/: https://dinkes.pekalongankab.go.id/
Ardilla Siregar, R. K. (2023). Deteksi Dini dan Edukasi Pencegahan Diabetes Melitus Pada Remaja. Jurnal untuk masyarakat sehat.
Denna Prihastani, S. M. (2024). Pengaruh Promosi Kesehatan Melalui Media Flipbook Digital Terhadap Pengetahuan Pencegahan. Jurnal Kesehatan komunitas Indonesia, 133.
Febtian Cendradevi Nugroho, I. B. (2021). Diabetes Self Management Education (Dsme) Pendekatan Emotional Demonstration.
Fitiyani, &. K. (2022). Pengaruh Media Edukasi terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Diabetes Melitus pada Remaja. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat.
Hardianto, D. (2021). Telaah Komprehensif Diabetes Melitus: Klasifikasi Gejala, Diagnosis, Pencegahan, dan Pengobatan. 304-317.
I Dewa Ayu Eka Candra Astutisari, A. Y. (2022). HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS MANGGIS 1. JURNAL RISET KESEHATAN NASIONAL, 80.
Kurniasari, F. &. (2022). Pengaruh Media Edukasi terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Diabetes Melitus pada Remaja. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat.
Lalu Rodi Sanjaya, Y. S. (2024). Faktor Risiko Diabates Melitus Tipe II Pada Remaja. Citra Delima Scientific Journal of Citra Internasional Institute, 67.
Lina Erlina, N. A. (2023). PENGALAMAN PASIEN DALAM SELF-MANAGEMENT DIABETES SEBAGAI INDIKATOR INSTRUMEN APLIKASI E-MONITORING DIABETES: STUDI KUALITATIF. JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, 87.
Mita Amalia, Y. O. (2024). Faktor-Faktor yang mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 34.
Nahdiyatul Ulya, A. Z. (2023). Analisis Faktor Risiko Diabetes Pada remaja di Indonesia. JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI.
Ressa Julliyana, P. S. (2024). The Association of Sedentary Lifestyle With Diabetes Melitus Level in Adolescents. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 120.
RI, K. (2025, Juni 24). Siklus Hidup Remaja. Retrieved from ayosehat.kemenkes.go.id/kategori-usia/remaja: https://ayosehat.kemkes.go.id/kategori-usia/remaja
Sadikin, B. G. (2024, Desember 31). Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tata Laksana Diabetes Melitus Pada Anak. Retrieved from http://jdih.kemkes.go.id/: https://kemkes.go.id/id/home
Sidiq, W. W. (2022). The Effectiveness of Self-Management Book in Patients With Diabetes Melitus. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia.
Published
2025-10-26
How to Cite
INDRIYANI, Y., IRAWAN, T., ZAHRAH, C., ZAHRA, N., SURYAKUNISA, I., FEBIA EL SYANI, A., AMELIA, D., & SYAHPUTRA, A. (2025). STRATEGI PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA REMAJA MELALUI PERUBAHAN GAYA HIDUP DI KECAMATAN WIRADESA. Journal of Nursing and Public Health, 13(2), 15-25. https://doi.org/10.37676/jnph.v13i2.9974
Section
Articles