STRATEGI PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA REMAJA MELALUI PERUBAHAN GAYA HIDUP DI KECAMATAN WIRADESA
Abstract
Pendahuluan: Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit yang tidak hanya diderita oleh kalangan dewasa saja, melainkan pada kalangan remaja. Diabetes Melitus adalah penyakit tidak menular yang sampai saat ini masih menjadi perhatian di Indonesia. Penelitian ini dimaksudkan untuk menerapkan strategi pencegahan Diabetes Melitus tipe 2 pada remaja melalui perubahan gaya hidup di Kecamatan Wiradesa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan melalui wawancara mendalam. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dengan melibatkan informan masyarakat di Kecamatan Wiradesa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling, yaitu pemilahan informan dengan mempertimbangkan kesesuaian subjek terhadap tujuan yang dibutuhkan dalam penelitian. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Kecamatan Wiradesa meliputi kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan kepada remaja melalui posyandu remaja di Wilayah Puskesmas Wiradesa. Strategi ini dilakukan dengan pendekatan edukatif di sekolah dan komunitas, serta skrining kesehatan secara berkala. Meskipun pelaksanaan program ini telah sesuai dengan SOP dan memiliki dukungan penuh oleh SDM serta fasilitas yang memadai, keberhasilannya masih belum maksimal. Hal ini disebabkan oleh rendahnya partisipasi remaja akibat keterbatasan waktu, minat yang rendah, dan kurangnya pemahaman mengenai pentingnya pencegahan diabetes melitus. Kesimpulan: Program pencegahan Diabetes Melitus tipe 2 pada remaja yag dilakukan di Wilayah Puskesmas Wiradesa telah dilaksanakan melalui kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan secara rutin, khususnya melalui posyandu remaja. Namun, rendahnya pasrtisipasi remaja dalam mengikuti kegiatan program pencegahan diabetes melitus ini, menjadi tantangan utama yang dihadapi oleh puskesmas Wiradesa dan Posyandu di Wilayah Kecamatan Wiradesa.
Downloads
References
Antoro, S. D. (2023). Profil Kesehatan Kabupaten Pekalongan. Retrieved from https://dinkes.pekalongankab.go.id/: https://dinkes.pekalongankab.go.id/
Ardilla Siregar, R. K. (2023). Deteksi Dini dan Edukasi Pencegahan Diabetes Melitus Pada Remaja. Jurnal untuk masyarakat sehat.
Denna Prihastani, S. M. (2024). Pengaruh Promosi Kesehatan Melalui Media Flipbook Digital Terhadap Pengetahuan Pencegahan. Jurnal Kesehatan komunitas Indonesia, 133.
Febtian Cendradevi Nugroho, I. B. (2021). Diabetes Self Management Education (Dsme) Pendekatan Emotional Demonstration.
Fitiyani, &. K. (2022). Pengaruh Media Edukasi terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Diabetes Melitus pada Remaja. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat.
Hardianto, D. (2021). Telaah Komprehensif Diabetes Melitus: Klasifikasi Gejala, Diagnosis, Pencegahan, dan Pengobatan. 304-317.
I Dewa Ayu Eka Candra Astutisari, A. Y. (2022). HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS MANGGIS 1. JURNAL RISET KESEHATAN NASIONAL, 80.
Kurniasari, F. &. (2022). Pengaruh Media Edukasi terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Diabetes Melitus pada Remaja. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat.
Lalu Rodi Sanjaya, Y. S. (2024). Faktor Risiko Diabates Melitus Tipe II Pada Remaja. Citra Delima Scientific Journal of Citra Internasional Institute, 67.
Lina Erlina, N. A. (2023). PENGALAMAN PASIEN DALAM SELF-MANAGEMENT DIABETES SEBAGAI INDIKATOR INSTRUMEN APLIKASI E-MONITORING DIABETES: STUDI KUALITATIF. JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, 87.
Mita Amalia, Y. O. (2024). Faktor-Faktor yang mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 34.
Nahdiyatul Ulya, A. Z. (2023). Analisis Faktor Risiko Diabetes Pada remaja di Indonesia. JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI.
Ressa Julliyana, P. S. (2024). The Association of Sedentary Lifestyle With Diabetes Melitus Level in Adolescents. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 120.
RI, K. (2025, Juni 24). Siklus Hidup Remaja. Retrieved from ayosehat.kemenkes.go.id/kategori-usia/remaja: https://ayosehat.kemkes.go.id/kategori-usia/remaja
Sadikin, B. G. (2024, Desember 31). Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tata Laksana Diabetes Melitus Pada Anak. Retrieved from http://jdih.kemkes.go.id/: https://kemkes.go.id/id/home
Sidiq, W. W. (2022). The Effectiveness of Self-Management Book in Patients With Diabetes Melitus. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the Journal of Nursing and Public Health agrees to the following terms:
Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
Submission of a manuscript implies that the submitted work has not been published before (except as part of a thesis or report, or abstract); that it is not under consideration for publication elsewhere; that its publication has been approved by all co-authors. If and when the manuscript is accepted for publication, the author(s) still hold the copyright and retain publishing rights without restrictions. For the new invention, authors are suggested to manage its patent before published. The license type is CC-BY-SA 4.0.
Journal of Nursing and Public Health is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to:
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material
for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.






