APAKAH KEBIASAAN MINUM TEH BERISIKO MENDERITA ANEMIA PADA IBU HAMIL (STUDI DI WILAYAH PUSKESMAS NUSA INDAH KOTA BENGKULU)

  • darmawansyah .
  • epina felizita
  • kartika muryaningrum
Keywords: anemia, kebiasaan minum teh, faktor resiko

Abstract

Latar belakang: Anemia pada ibu hamil sangat terkait dengan kematian ibu dan bayi dan morbiditas, termasuk risiko keguguran, kematian, prematuritas dan berat lahir rendah. Kasus anemia pada ibu hamil di Kota Bengkulu selalu meningkat sejak 2013 sebanyak 168 kasus hingga 2016 sebanyak 1.162 kasus. Puskesmas Nusa Indah adalah jumlah kasus Anemia tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa kebiasaan minum teh berisiko anemia pada wanita hamil di Puskesmas Kerja Nusa Indah Kota Bengkulu. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 84 responden. Variabel bebas dari penelitian ini adalah kebiasaan minum teh dan variabel terikatnya adalah kejadian anemia. Analisis data menggunakan uji chi square dan Prevalence Odd Ratio bersamaan dengan Interval Keyakinan. Hasil: Hasil statistik menunjukkan bahwa kebiasaan minum teh merupakan faktor risiko terjadinya Anemia pada Wanita hamil, dengan nilai P = 0,001, POR = 13,9, 95% CI = 4,8-40,2. Ini berarti bahwa wanita hamil yang memiliki kebiasaan minum teh ≥ 2 kali sehari memiliki risiko 13,9 kali menderita anemia dibandingkan dengan kebiasaan minum teh <2 kali sehari. Kebiasaan minum teh berisiko anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-07-11
How to Cite
., darmawansyah, felizita, epina, & muryaningrum, kartika. (2018). APAKAH KEBIASAAN MINUM TEH BERISIKO MENDERITA ANEMIA PADA IBU HAMIL (STUDI DI WILAYAH PUSKESMAS NUSA INDAH KOTA BENGKULU). Journal of Nursing and Public Health, 5(2), 9-13. https://doi.org/10.37676/jnph.v5i2.558
Section
Articles