HUBUNGAN RIWAYAT PAJANAN PESTISIDA DENGAN IQ PADA SISWA SD DI AREA PERTANIAN HORTIKULTURA KECAMATAN NGBLAK KABUPATEN MAGELANG

  • LUBIS BAMBANG PURNAMA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES RI BANDUNG
  • ONNY SETIANI
  • NUR ENDAH   WAHYUNINGSIH
Keywords: Riwayat paparan pestisida, anak, IQ

Abstract

Latar belakang: Pestisida dapat menjadi neurotoksik yang kuat, keracunan jangka pendek, pengurangan koordinasi dan kemampuan berpikir. Keracunan jangka panjang dapat menurunkan kecerdasan dan ketidakmampuan belajar, dihubungkan dengan kerusakan otak. Dampak jangka panjang terhadap anak mengakibatkan penurunan IQ. Sebanyak 95 % orang tua siswa adalah petani pengguna pestisida sejak tahun 1970, dan ditemukan 15 siswa berkebutuhan khusus lamban belajar. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan riwayat paparan pestisida dengan IQ siswa SD di area pertanian hortikultura Kecamatan Ngablak Magelang. Metode: Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah siswa sekolah dasar kelas 4-5 di KecamatanNgablak, sampel penelitian siswa kelas 4 - 5 SDN Kanigoro 1 dan 2 sebanyak 44 siswa berdasarkan Cluster Sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan instrumen kuesioner dan test IQ metode CFIT Skala 2A. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square dan Fisher's Exact. Hasil: Sebanyak 50% siswa memiliki kebiasaan bermain di area pertanian dengan kategori buruk, 52,3 % memiliki kebiasaan kebersihan diri dengan kategori buruk, 56,8% diketahui masa paparan dialami sejak dalam kandungan, dan 38,6% siswa memiliki kategori IQ rendah. Hasil uji Chi-Square yang berhubungan dengan IQ siswa yaitu kebiasaan bermain di area pertanian (p-value=0,002); RP(4,667), kebiasaan kebersihan diri (p-value=0,001); RP(6,484), dan masa paparan (p-value=0,016); RP(3,547). Secara multivariat terdapat hubungan kebiasaan bermain di area pertanian OR=5,476 dan kebersihan diri OR=10, 190 dengan IQ siswa besar probabilitas 83 %. Simpulan: Perilaku siswa dalam hal ini kebiasaan bermain di area pertanian, kebiasaan kebersihan diri serta masa paparan pestisida berhubungan dengan IQ siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

B. Eskenazi, K. Harley, A. Bradman, E. Weltzien, N. P. Jewell, DB. Barr,dkk. 2004.  Association of in Utero Organophosphate Pesticide Exposure and Fetal Growth and Length of Gestation in an Agricultural Population. Environmental Health Perspectives.
Budiyono. 2004. Hubungan Pemaparan Pestisida dengan Gangguan Kesehatan Petani Bawang Merah di Kelurahan Panekan Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia.3 (2): 43-48
Children's Environmental Health Center (CEHC). 2003. Health Effects of Pesticides - Kids for Saving  Earth; http://kidsfor savingearth.org, diakses tanggal 24 Maret.
Hernandez, A. F., Gonzales-Algaza, B., Lopez-Flores, I., Lacasana, M. 2016. Systematic reviews on neurodevelopmental and neurodegenerative
disorders linked to pesticide exposure: Methodological features and impact on risk assessment. Environment International. 92-93.
Laboratorium Kesehatan Masyarakat Kabupaten Magelang. 2009.Hasil Pemeriksaan Sampel Cholinesterase. Magelang.
Laboratorium Kesehatan Masyarakat Kabupaten Magelang. 2010.Hasil Pemeriksaan Sampel Cholinesterase. Magelang.
McBride Deborah L. 2012.Prenatal Exposure Lingked to Lower IQ in Children. Journal of Pediatric Nursing Elsevier. 85 – 87.
Munoz-Quezada MT, Lucero BA, Barr DB, Steenlan K, Levy K, Ryan PB, dkk. 2013. Neurodevelopmental Effect in Children Associated with Exposure to Organophosphate Pesticides : A Systemic Review. Science Direct Neuro Toxicology Elsevier.39 : 158-168.
Poulsen MB, Andersen HR, Grandjean P. 2008. Potential Developmental Neurotoxicity of Pesticides used in Europe. Environmental Health, BioMed Central. 7: 50.
Prihadi. 2008.Faktor-faktor Yang Berhubungan dengan Efek Kronis Keracunan Pestisida Organofosfat Pada Petani Sayuran di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Semarang.
Prijanto TB, Nurjazuli, Sulistiyani. 2009. Analisis Faktor Risiko Keracunan Pestisida Organofosfat pada Keluarga Petani Hortikultura di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. Vol. 8.
Puskesmas Ngablak Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang.2010.Data Tempat Pengolahan Pestisida. Magelang.
Rustandi.2017. A. Paparan Pestisida Pralahir Pengaruhi IQAnak. http://idehijau.com, diakses 12 Maret 2017.
Sari, N. K, Budiyono, Hanani, Y. 2013. Hubungan Riwayat Pajanan Pestisida pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Wanasari Kabupaten Brebes. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2 : 2.
Watterson A. 1998. Pesticides User's Health and Safety Handbook An International Guide. Gower Technical Publishing Company Limites, England.
Yolton K, Yingying X, Sucharew H, Succop P, Altaye M, Popelar A, dkk. 2013. Impact of Low-Level Gestational Exposure to Organophosphate Pesticides on Neurobehavior in Early Infancy; a Prospective Study. Environmental Health, BioMed. 12:79.
Published
2021-12-06
How to Cite
PURNAMA, L., SETIANI, O., & WAHYUNINGSIH, N. (2021). HUBUNGAN RIWAYAT PAJANAN PESTISIDA DENGAN IQ PADA SISWA SD DI AREA PERTANIAN HORTIKULTURA KECAMATAN NGBLAK KABUPATEN MAGELANG. Journal of Nursing and Public Health, 9(2), 53-63. Retrieved from https://jurnal.unived.ac.id/index.php/jnph/article/view/1799
Section
Articles