URGENSI PELATIHAN DAN PEMBINAAN BAGI KADER INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP) SEBAGAI BENTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Abstract
ILP atau Integrasi Layanan Primer adalah sebuah upaya untuk menata dan mengoordinasikan berbagai pelayanan kesehatan primer dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup bagi perseorangan, keluarga dan masyarakat. ILP tersebut dilaksanakan sepanjang proses, mulai dari janin, lahir, remaja, dewasa, dan tua. Maka untuk mendukung kesuksesan program tersebut, dibutuhkan bantuan dari para kader yang dapat membantu memberikan sosialisasi dan pelayanan kepada masyarakat secara langsung, disebut kader ILP. Berdasarkan data yang telah dihimpun oleh kader ILP dari bulan Januari sampai Juli 2025, menunjukkan tidak adanya kenaikan signifikan pada jumlah dan antusiasme masyarakat Desa Kendung, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi. Hal ini salah satunya dikarenakan belum adanya sosialisasi dan edukasi langsung kepada masyarakat serta kunjungan rumah yang seharusnya bisa meningkatkan kesadaran serta antusiasme mereka untuk datang ke Posyandu ILP. Tidak adanya sosialisasi dan edukasi kesehatan serta motivasi dari kader ILP Desa Kendung kepada masyarakat dikarenakan kurangnya pembinaan, pelatihan, pemahaman tugas serta pendampingan penuh dari para stakeholder terkait.
Downloads
References
Besigye, I., Mash, R. 2025. Implementation Outcomes Of A Community Dialogue Intervention To Improve Primary Care Performance In A Ugandan Rural Health Sub-District. Global Health Action Aug Vol. 7;18(1):2541979. https://doi: 10.1080/16549716.2025.2541979
Irkham, S.S., Saiman, M.K. 2019. Aplication of Co-Production In Waste Manajement Throufh Waste Bank Program In Batu City. Jurnal Logos Vol. 2 (2) : 149 – 167. https://doi.org/10.22219/logos
Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor HK.01.07/Menkes/2015/2023 tentang Petunjuk Teknis Integrasi Kesehtaan Primer.
Martin S, Leitão J, Muhangi D, et al. 2017. Community Dialogues For Child Health: Results From A Qualitative Process Evaluation In Three Countries. J Health Popul Nutr. 2017;36:1–9. https://doi: 10.1186/s41043-017-0106-0
Ndagije H.B., Manirakiza L., Kajungu D., et al. 2019. The Effect Of Community Dialogues And Sensitization On Patient Reporting Of Adverse Events In Rural Uganda: Uncontrolled Before After Study. PLOS ONE 2019;14:e0203721. https://doi:10.1371/journal.pone.0203721
Oktaviana, I.W., Rohmah, N.S. 2025. Integrasi Layanan Primer (Ilp) Kesehatan Dan Posyandu: Mendorong Pemberdayaan Perempuan di Desa Kaligawe. Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA) Vol 22 (1), 81-98. https://doi.org/10.56681/da.v22i1.437
Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2022.
Putra, D. 2015. Faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Sikapak Kota Pariaman tahun 2015. Universitas Andalas.
Retasari, D., Anisa, R. 2018. Communication For Cadres At Posyandu Kuntum Mekar (The Phenomenology Study About The Meaning Of Communication For Cadres At Posyandu Kuntum Mekar In Jaya Mekar Village, Subdistrict Padalarang, West Bandung District). The 1st Proceedings of The International Conference on Social Sciences (ICSS): 78–84.
Safitri, Y., Andari, R.N. 2015. Pengembangan Co-Production sebagai Upaya MeningkatkanPartisipasi Masyarakat dalam Peningkatan Pelayanan Publik st Practice pada Pelayanan Publik) di Kota Bandung. Jurnal Wacana Kinerja Vol 18 (1), 1-28. https://doi.org/10.31845/jwk.v18i1.218
Smith, J.A., Canuto K., Campbell N., et al. 2022. Advancing Health Promotion In Rural And Remote Australia: Strategies For Change. Health Promot J Austr Vol 33(1):3-6 https://doi: 10.1002/hpja.569
Sulaeman, E,S. 2023. Teori dan Model Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan: Konsep dan Aplikasi. Surakarta: UNS Press.
Susiloningtyas, L., Cahyono, A.D., Zeho, F.H., Surono. 2025. Pemberdayaan Kader Dalam Sistem Manajemen Pelayanan Kesehatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Jurnal Abdimas Pamenang Vol 3 (2), 168-179. https://doi.org/10.53599/jap.v3i2.281
Zaki, I., Farida, F., Sari, H. P. 2018. Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Melalui Pelatihan Pemantauan Status Gizi Balita. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3(2): 169–177. https://doi.org/10.22146/jpkm.28595

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the Journal of Nursing and Public Health agrees to the following terms:
Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
Submission of a manuscript implies that the submitted work has not been published before (except as part of a thesis or report, or abstract); that it is not under consideration for publication elsewhere; that its publication has been approved by all co-authors. If and when the manuscript is accepted for publication, the author(s) still hold the copyright and retain publishing rights without restrictions. For the new invention, authors are suggested to manage its patent before published. The license type is CC-BY-SA 4.0.
Journal of Nursing and Public Health is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to:
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material
for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.






