FAKTOR PENENTU KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS GAYA BARU 5 KABUPATEN LAMPUNG TENGAH 2025

  • DWI YULIA MARTISARI PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS MITRA INDONESIA, LAMPUNG
  • FEBRI LISTIANA PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS MITRA INDONESIA, LAMPUNG
  • SINDY CANTIKA VALENTINA PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS MITRA INDONESIA, LAMPUNG
  • DIAJENG ANGGEELIR ZAHRANA PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS MITRA INDONESIA, LAMPUNG
  • DENI IRAWAN PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS MITRA INDONESIA, LAMPUNG
  • ALFINA FAUZIAH PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS MITRA INDONESIA, LAMPUNG
  • MAYA ARMI APRILIA PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS MITRA INDONESIA, LAMPUNG
  • TAUPIQURRAHMAN TAUPIQURRAHMAN PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS MITRA INDONESIA, LAMPUNG
  • AMALIA NURFAIDA PUTRI PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS MITRA INDONESIA, LAMPUNG
  • ANASTASIA SIWI UTAMI PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS MITRA INDONESIA, LAMPUNG
  • INTAN PRATIWI PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS MITRA INDONESIA, LAMPUNG
Keywords: Kepatuhan, Tuberkulosis, PMO, Dukungan Keluarga, Puskesmas, Lampung Tengah

Abstract

Faktor Penentu Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Gaya Baru 5 Kabupaten Lampung Tengah 2025. Kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis (TB) merupakan salah satu kunci utama keberhasilan pengobatan dan pencegahan resistensi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien TB di wilayah kerja UPTD Puskesmas Gaya Baru 5 Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan melibatkan sejumlah responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner terstruktur yang mengukur pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, serta keterlibatan pengawas menelan obat (PMO). Hasil analisis data menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik, sikap positif, dukungan keluarga yang kuat, dan keterlibatan aktif PMO memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat kepatuhan pasien. Mayoritas responden berada pada usia produktif dan berasal dari latar belakang sosial ekonomi menengah ke bawah, dengan pendidikan terakhir SMP atau SMA dan bekerja sebagai buruh atau petani. Faktor individu seperti pengetahuan dan sikap menjadi penentu utama kepatuhan, sementara dukungan sosial dari keluarga dan peran aktif PMO menjadi faktor penguat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kombinasi faktor individu, sosial, ekonomi, dan pelayanan kesehatan secara bersama-sama memengaruhi keberhasilan pengobatan TB.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, S., & Fitriana, D. (2023). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis pada Pasien TB Paru di Puskesmas Samuda dan Bapinang Kotawaringin Timur. Jurnal Surya Medika (JSM), 9(2), 101–108.
Anggiani, S., Safariyah, E., & Novryanthi, D. (2023). Hubungan pengawas menelan obat (PMO) dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Kayu Manis Kota Bogor. Journal of Public Health Innovation, 4(1), 84–92.
Aryastami, N. K., & Shankar, A. V. (2020). Peran Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Pasien TB dalam Pengobatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 15(1), 35–42.
Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (2024). Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2024.
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2023). Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach (4th ed.). New York: McGraw-Hill.
Indriani, I., & Astuti, R. (2022). Faktor yang Mempengaruhi Penderita TB Paru Terhadap Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis di Puskesmas Jatisawit Indramayu. Afiasi: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 1(1), 1–9.
Kemenkes RI. (2021). Petunjuk Teknis Program
Pengendalian Tuberkulosis di Indonesia. Jakarta: Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Kementerian Kesehatan RI.
Kinsay, M. L., Pratama, P., & Na’ima. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pada penderita TB paru. CoMPHI Journal: Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal, 4(2), 45–52.
Maghfirah, N., Irianto, S. E., & Setiaji, B. (2024). Faktor penentu kepatuhan minum obat penderita tuberkulosis di Kabupaten Lampung Utara tahun 2024. Jurnal Dunia Kesmas, 13(2), 123–130.
Maulidan, M., Dedi, D., & Khadafi, M. (2024). Dukungan keluarga berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 3(3), 150–157.
Rismawati, Sulaiman, E., & Dawu, A. E. (2024). Hubungan efek samping, dukungan keluarga dan jarak fasilitas kesehatan terhadap kepatuhan minum obat pasien TB di wilayah kerja Puskesmas Tumbu-Tumbu Jaya Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna, 3(3), 275–285.
Sari, R. K., & Zulkarnain, Z. (2024). Faktor Penentu Kepatuhan Minum Obat Penderita Tuberkulosis di Kabupaten Lampung Utara. Jurnal Dunia Kesehatan Masyarakat (DUNIAKESMAS), 13(1), 56–64.
Sapeni, M. A. R., Melinda, E., & Yuniyanti, T. A. (2024). Hubungan efikasi diri dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru di rumah sakit swasta X Kota Bekasi. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 9(1), 15–22.
Siregar, R. A., & Sari, D. P. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis pada Pasien Tuberkulosis Paru di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang. PHJ: Primary Health Journal, 5(3), 87–94.
Yudarto, Y., Agustiani, S., & Hermain, H. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pasien minum obat TB paru. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(5), 2429–2438.
Yulita, P., Ekawati, D., Priyatno, A. D., & Gustina, E. (2024). Analisis kepatuhan minum obat anti tuberkulosis paru pada penderita tuberkulosis di Kabupaten Empat Lawang tahun 2024. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 8(1), 60–68.
Yunalia, E. M., Suharto, I. P. S., Haryuni, S., Eleeuw, S., & Samudera, W. S. (2024). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru. Nursing Sciences Journal, 6(2), 50–57.
World Health Organization (WHO) (2024). Global Tuberculosis Report 2024.
Wulandari, I. S. M., Rantung, J., & Malinti, E. (2024). Faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pasien TB di wilayah kerja Puskesmas Parongpong. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(1), 30–38.
Published
2025-10-26
How to Cite
MARTISARI, D., LISTIANA, F., VALENTINA, S., ZAHRANA, D., IRAWAN, D., FAUZIAH, A., APRILIA, M., TAUPIQURRAHMAN, T., PUTRI, A., UTAMI, A., & PRATIWI, I. (2025). FAKTOR PENENTU KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS GAYA BARU 5 KABUPATEN LAMPUNG TENGAH 2025. Journal of Nursing and Public Health, 13(2), 59-67. https://doi.org/10.37676/jnph.v13i2.10002
Section
Articles