PENGARUH PEMBERIAN COOKIES LORSI (KELOR KALAMANSI) TERHADAP ANEMIA PADA REMAJA PUTRI

  • AINIYAH AINIYAH PRODI D3 KEBIDANAN, FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS BENGKULU
  • YETTI PURNAMA PRODI D3 KEBIDANAN, FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS BENGKULU
  • LINDA YUSANTI PRODI D3 KEBIDANAN, FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS BENGKULU
Keywords: Anemia, Cookies, Daun Kelor, Kalamansi, Remaja

Abstract

Pendahuluan: Anemia keadaan dimana saat jumlah sel darah merah atau jumlah Hemoglobin (Hb) dibawah normal, sel darah merah berfungsi menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh. Masalah ini masih menjadi isu kesehatan global, dengan data WHO 2019 menunjukkan 1,62 miliar orang (24,8% populasi dunia) mengalami anemia. Remaja putri lebih rentan terhadap anemia dibandingkan remaja putra karena peningkatan kebutuhan zat besi pada usia 14-15 tahun, menstruasi, dan masa pertumbuhan. Upaya pencegahan non-farmakologis dilakukan dengan meningkatkan konsumsi zat besi dari pangan hewani dan nabati, seperti daun kelor yang kaya gizi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian cookies daun kelor (Moringa oleifera) dan jeruk kalamansi (Citrofortunella microcarpa) (lorsi) terhadap anemia pada remaja putri kelas VII di SMPN19 Kota Bengkulu. Metode: Metode yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain pre-post test with two group, melibatkan kelompok intervensi (diberi cookies lorsi dan tablet tambah darah) dan kelompok kontrol (tablet tambah darah). Sampel penelitian adalah seluruh siswi kelas VII di SMPN 19 Kota Bengkulu, yang mengalami anemia sebanyak 42 responden, dengan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan t paired test. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan kadar Hb pada kelompok intervensi sebelum diberikan perlakuan rata-rata 9,927 gr/dl dan mengalami peningkatan menjadi 12,636 gr/dl, pada kelompok kontrol sebelum diberikan perlakuan rata-rata 10,164 gr/dl mengalami peningkatan menjadi 11,727 gr/dl, hasil dari penelitian didapatkan p-value 0,000 < α( 0,05). Kesimpulan: Pemberian cookies lorsi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dinkes Kota Bengkulu. (2024). Profil Kesehatan Kota Bengkulu Tahun 2023. Bengkulu: Dinas Kesehatan Kota Bengkulu.
Fauziandari. (2019). Efektifitas Ekstrak Daun Kelor Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri. Jurnal Poltekkerja index php, 2(7):185-190.
Fitriya, W. (2020). Upaya Peningkatan Kadar Hemoglobin Melalui Suplemen Tepung Daun Kelor Pada Remaja Putri. 86-94 Jakarta: Retrived from
Hastuti, N. (2022). Ekstrak daun kelor dan efeknya pada kadar hemoglobin remaja putri. Jurnal kesehatan Poltekkes Palembang. 17 (1) doi:https://doi.org/10.36086/jpp.v17i1
Kartika. (2020). Seri Tanaman Herbal Kelor. Sukoharjo: Media Karya Putra.
Kemenkes, R. (2018). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Subur. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.
Khofifah, M. (2023). The Moringa Leaf (Moringa Oleifera) Biscuits Have An Effect On Hemoglobin Levels In Anemic Adolescent Girls. Aceh Nutriton Journal, 8(1):43-50.
Mustakim, M. (2018). Budidaya Kacang Hijau Dan Kelor Secara Intensif. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Oktavianis, G. (2023). Pengaruh Pemberian Dimsum Ayam Kombinasi TepungDaun Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Kadar Haemoglobin Remaja Putri. Jurnal Mother, 820-830.
Oktavianis, G. (2023). Pengaruh Pemberian Dimsum Ayam Kombinasi TepungDaun Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Kadar Haemoglobin Remaja Putri. Maternal Child Health Cara OJS FDK , 5(1) :820-30.
Podungge, N. Y. (2021). Buku Referensi Remaja Sehat Bebas Anemia. Yogyakarta: Deepublish.
Rahayu, Y. P. (2019). Buku Referensi Metode Orkes-Ku (Raport Kesehatanku) Dalam Mengidentifikasi Potensi Kejadian Anemia Gizi Pada Remaja Putri. Yogyakarta: CV. Mine.
Rahmawati, M. S. (2023). leaves for anemia treatment among teenagers. Innovation in health for society. Jurnal Unimma.3(1). https://doi.org/10.31603/ihs.9485
Rani, E. D. (2019). Modul Pelatihan Kandungan Nutrisi Tanaman Kelor. Surabaya: Fakultas farmasi Universitas Surabaya.
Shija, R. O. (2023). Effect Of Moringa Oleifera Leaf Powder Supplementation On Reducing Anemia In Children Below Two Years In Kisarawe District Tanzania. Food Sciene Nutrition, 2584-947: Tersedia dari URL : http://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31428346/.
Siagian. (2019). Pemanfaatan Cookies Daun Kelor Dengan. -.
Siagian, D. N. (2019). Supplementation of Moringa (Moringa oleifera) leaf capsules on hemoglobin levels in women of reproductive age with iron deficiency anemia in Malaka regency. Bali Medical Journal, 12(3): 2383-2385. DOI: 10.15562/ bmj.v12i3.4581
Suarjana, D. N. (2022). Monografi Analisis Faktor Penyebab Anemia Pada Remaja Putri. Yogyakarta: CV. Bintang Semesta Media.
Wijayanti. (2019). Kamus Istilah Boga. Yogyakarta: Indoliterasi.
Published
2025-10-26
How to Cite
AINIYAH, A., PURNAMA, Y., & YUSANTI, L. (2025). PENGARUH PEMBERIAN COOKIES LORSI (KELOR KALAMANSI) TERHADAP ANEMIA PADA REMAJA PUTRI. Journal Of Midwifery, 13(2), 1-6. https://doi.org/10.37676/jm.v13i2.9935
Section
Articles