PENGARUH PEMBERIAN TABLET FE DAN JUS KURMA TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 BANGKINANG KOTA
Abstract
Pendahuluan: Masa remaja antara usia 10-19 tahun, ialah masa transisi yang dialami seseorang dengan adanya perubahan fisik maupun psikis. Masa remaja merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan, baik secara fisik, mental, dan aktivitas sehingga, kebutuhan makanan yang mengandung zat-zat gizi menjadi cukup besar (Martini, 2015). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Tablet Fe dan Jus Kurma terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin di SMAN 1 Bangkinang Kota. Metode: Penelitian ini menggunakan Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain Pre-Experimental design dengan rancangan pre-post test control group design. Jenis penelitian dengan menggunakan kelompok eksperimen dan kelompok Kontrol. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian frekuensi umur responden pada kelompok intervensi adalah umur 15 tahun sebesar 6 (75%) dan kelompok Kontrol adalah umur 15 tahun sebesar 5 (62,5%), frekuensi Haemoglobin responden pada kelompok Intervensi pada Pre Test adalah Anemia sebesar 4 (50%) pada Post Test adalah Tidak Anemia sebesar 8 (100%), frekuensi Haemoglobin responden pada kelompok Kontrol pada Pre Test adalah Anemia sebesar 3 (37,5%) pada Post Test adalah Tidak Anemia sebesar 8 (100%). Berdasarkan dari hasil analisis uji t-independent diperoleh nilai correlation (0,951 > 0,05) dan nilai ρ value sebesar 0,000 hal ini berarti bahwa ρ value < dari 0,05 yang artinya ada pengaruh yang signifikan/kuat antara pengukuran pre test (sebelum diberikan Jus Kurma dan Tablet Fe) dan pengukuran post test (setelah diberikan Jus Kurma dan Tablet Fe) dan nilai correlation (0,854 > 0,05) dan nilai ρ value sebesar 0,001 hal ini berarti bahwa ρ value < dari 0,05 yang artinya ada pengaruh yang signifikan/kuat antara pengukuran pre test (sebelum diberikan Tablet Fe) dan pengukuran post test (setelah diberikan Tablet Fe). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan antara fakta dan teori terdapat kesamaan yaitu bahwa mengkonsumsi jus kurma dan tablet Fe 1 kali seminggu dapat meningkatkankan kadar hemoglobin remaja.
Downloads
References
Dieniyah, P., Sari, M. M., & Avianti, I. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di SMK Analisis Kimia Nusa Bangsa Kota Bogor Tahun 2018. PROMOTOR Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat.
dr. Aras Utami, MPH, AAK dra. Ani Margawati, M.Kes, PhD dr. Dodik Pramono, MSi.Med & Diah Rahayu Wulandari, SKM, M.Kes (2021). Anemia pada Remaja Putri. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Semarang.
Eka Yuni Safitri, dkk (2022). Pengaruh Pemberian Buah Kurma (Phoenix Dactylifera) Terhadap Kenaikan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Di Madrasah Aliyah (Ma) Al-Ma’mur Banjarsari Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus Tahun 2022. Program Studi Sarjana Kebidanan Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Pringsewu. Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Universitas Aisyah Pringsewu.
Erna Febriana (2021). Pengaruh Konsumsi Tablet Tambah Darah (Ttd) Dengan Air Jeruk Lemon Plus Madu Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Remaja Putri Anemia Di Pondok Pesantren Harsallakum Dan Darussalam Kota Bengkulu Tahun 2021. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu
Farhati,SST.M.Keb & Rika Resmana,SKM.M.Kes (2020). ―MENGATASI ANEMIA DENGAN MIXED JUS KURMA DAN TERONG BELANDA”Bandung.
Febriansyah, Handri dan Indriawati Ratna. (2016). Pengaruh Emberian Kurma (Phoenix Dactilifera) Dan Madu (Apex Dorsalis) Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Kelompok Usia 16 Sampai 18 Tahun. Jurnal kesehatan Fakultas Ilmu Kedokteran. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Hardianti, Inda Corniawati, & Elisa Goretti Sinaga. (2023). Pengaruh Fe Dan Kurma Terhadap Kadar Hemoglobin Remaja Di Sman 1 Tanjung Palas Tengah Tahun 2023. Hardianti Et Al. - Volume 2 Nomor 4 (2023) 562 – 573.
Harmoko (2017). Efektifitas Pemberian Kurma Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Anemia Di Ma Tahfizh Nurul Iman Karanganyar. Program Studi S1 Gizi Stikes Pku Muhammadiyah Surakarta
Hikmawati Fenti, (2017). Metodologi Penelitian. Depok : PT RajaGrafindo Persada.
Kemenkes. (2018). Pedoman Pencegahan Dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri Dan Wanita Usia Subur. Jakarta. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Levimah, dkk (2024). Buah Kurma (Phoenix Dactylifera) dan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri di SMAN 2 Rejang Lebong. JIK (Jurnal Ilmu Kesehatan) | April, 2024 Volume 8 No. 1
Martini. (2015). Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di Man Metro. Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai, VIII(1), 1–7.
Riskesdas bengkulu Kemenkes RI. (2018). Laporan Provinsi Bengkulu RISKESDAS 2018. 1–527.
Rivqoh Saidah Anwar, Atit Tajmiati dan Sariestya Rismawati (2024). Pengaruh Pemberian Tablet Fe Dengan Pemanfaatan Aplikasi Ceria Terhadap Peningkatan Kadar Hb Pada Remaja Putri Di Mts Negeri 4 Tasikmalaya. Asian Research Midwifery and Basic ScienceJournal, e-ISSN: 2723-6463 Volume 1 no 2 Juli 2024.
Riwidikdo, H. 2013. Statistik Kesehatan dengan Aplikasi SPSS dalam Prosedur Penelitian. Cetakan Pertama. Yogyakarta : CV. Rihama-Rohima.
Siti Uswatun Chasanah.,SKM.,M.Kes, Prastiwi Putri Basuki.,SKM.,M.Si & Ika Mustika Dewi.,S.Kep.,Ns.,M.Kep. (2019). ANEMIA Penyebab, Strategi Pencegahan dan Penanggulangannya bagi Remaja. Yogyakarta. STIKES WIRA HUSADA KEMENRISTEK DIKTI.
Sujarweni, V.W. (2014). Metodologi penelitian keperawatan. Yogyakarta: Gava media.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









