Meningkatkan Kemampuan Menyimak dan Berbicara melalui Metode Bercerita dengan Bantuan Media Audio

  • Desi Puspita Sari Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Dehasen Bengkulu
Keywords: Metode Bercerita, Media Audio, Kemampuan Menyimak dan Berbicara

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak dan berbicara menggunakan metode bercerita dengan bantuan media audio pada anak kelompok B di PAUD Sayang Bunda Bengkulu Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dilakukan melalui dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah kelompok B sebanyak 15 orang anak. Objek penelitian adalah kemampuan menyimak dan berbicara. Data dikumpulkan menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Indikator keberhasilan yang ditargetkan dalam penelitian ini adalah mencapai kriteria baik yaitu 80% dari jumlah anak. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan menyimak dan berbicara anak. Persentase rata- rata keberhasilan yang diperoleh pada siklus I sebesar 63,35% dan meningkat pada siklus II sebesar 17,7% menjadi 81,05%. Dapat disimpulkan bahwa metode bercerita dengan bantuan media audio dapat meningkatkan kemampuan menyimak dan berbicara. Disarankan bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat membuat penelitian mengenai keterampilan menyimak dan berbicara dengan variasi yang lebih baik lagi.Metode Bercerita

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abbas, Saleh. (2006). Pembelajaran Bahasa Indonesia yang efektif Di Sekolah Dasar. Jakarta: Depdiknas.

Amstrong. (2003). Setiap Anak Cerdas: Panduan Membantu Anak Belajar dengan Memanfaatkan Multiple Intelligence. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Arsyad, Azhar. (2009). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.

Daryanto. (2010). Media Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.

Departemen Pendidikan Nasional. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi ke 3. Jakarta: Balai Pustaka.

Depdikbud. 2011. Buku II Modul Keterampilan Berbicara dan Pengajarannya. Jakarta.

Ernawulan. (2005). Bimbingan di Taman Kanak- kanak. Jakarta: Depdiknas.

Hamalik. (2009). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Bandung: PT. Bumi Akasara.

Haryadi & Zamzani (Suhartono 2005) mengatakan berbicara pada hakikatnya merupakan suatu proses berkomunikasi.

Iskandarwassid, Sunendar dadang. 2008. Strategi Pembelajaran Bahasa. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Jonathan Sarwono. (2006). Metode Penelitian Kuantitaif dan Kualitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Kasbullah, K. (2001). Penelitian Tindakan Kelas. Malang: UM

Kusniaty, Nany. (2007). Metode Pengembangan Bahasa. Jakarta: Universitas Terbuka.

Logan, M. Lilian. (2012). Tujuan Menyimak. Diakses dari http://nurulamalinamamuju.blogspot.com/2012/04/makalah-menyimak-efektif 19. Html. Pada tanggal 07 November 2017, Jam 19.00WIB.

Moeslichatun R, dkk. (2007). Metode Pengajaran di Taman Kanak- kanak. Jakarta: Rineka Cipta.

Muhammad Ali (2005). Penelitian Pendidikan Prosedur dan Strategi. Bandung: Angkasa

Munadi, Yudhi. (2011). Media Pembelajaran Sebuah Pendekatan Baru. Jakarta: Gaung Persada Pers.

Nana Sudjana dan Ahmad Rivai. (2003). Teknologi Pengajaran. Bandung: CV Sinar Baru.

Nurbiana Dhieni, dkk. (2005). Metode Pengembangan Bahasa. Jakarta: Universitas Terbuka.

Permendiknas No. 58 Tahun. (2010). Standar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan TK dan SD.

Purwanto. (2011). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rahayu, Minto. (2007). Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi. Jakarta: PT. Grasindo.

Sadiman, dkk. (2010). Media Pendidikan: Pengertian Pengembangan dan Pemanfaatnnya. Jakarta: Rajawali Pers.

Sander. (2005). Pengembangan Kegiatan Bercerita Di Taman Kanak- Kanak. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Sawyer. (2009). Internal Auditing. Buku Satu. Edisi Lama. Jakarta: Salemba Empat.

Soeparno. (1998). Ilmu dan Teknologi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Solehudin, dkk. (2008). Pembaharuan Pendidikan di TK. Jakarta: Univrsitas Terbuka.

Sudjana dan Rivai. (2010). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharsimi Arikunto. (2010). Penelitian Tindakan. Yogyakarta: Aditya Media.

Suhartono. (2005). Pengembangan Keterampilan Bicara Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas.

Sukardi.(2003). Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta: Bumi Aksara.

Tarigan. (2008) . Menyimak Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Tim Pena Cendikia. (2013). Panduan Mendongeng. Surakarta: Gazzamedia.

Undang- Undang Republik Indonesia. 2003. No.20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Eka Jaya.

Wijaya Kusumah, dkk. (2011). Mengenal Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Indeks.

Wina Sanjaya. (2009). Pembelajaran Berorientasi Pada Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Wina Sanjaya. (2011). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Published
2019-08-03
How to Cite
Sari, D. (2019). Meningkatkan Kemampuan Menyimak dan Berbicara melalui Metode Bercerita dengan Bantuan Media Audio. Journal of Early Childhood Education Research (JOECHER), 1(1), 24-33. Retrieved from https://jurnal.unived.ac.id/index.php/joecher/article/view/815