The Effect Of Ergonomic Interventions On Musculoskeletal Disorders In Certified Refueler Officers
Abstract
Pendahuluan: Pembebanan pada sistem otot akibat pekerjaan fisik dapat menimbulkan gangguan musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja Certified Refueler Officer (CRO). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas intervensi ergonomi berupa program peregangan kerja dan pelatihan ergonomi berbasis kerangka PRECEDE-PROCEED terhadap penurunan tingkat MSDs pada pekerja CRO di Bandara Halim Perdanakusuma dan Husein Sastranegara. Ruang lingkup penelitian mencakup pengukuran keluhan muskuloskeletal, pada seluruh populasi CRO di kedua lokasi. Metode: desain quasi-experimental dengan model Nonequivalent Control Group Design menggunakan teknik total sampling terhadap 36 pekerja CRO sebagai sampel. Instrumen utama yang digunakan adalah kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk memetakan keluhan muskuloskeletal sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan dengan SPSS versi 25 melalui uji univariat dan bivariat, termasuk uji Wilcoxon untuk perbandingan intrakelompok dan uji Mann-Whitney U-Test untuk perbandingan antarkelompok. Hasil dan Pembahasan: menunjukkan bahwa rerata skor MSDs kelompok eksperimen menurun dari 31 ± 5,3 menjadi 29,2 ± 1,6, sedangkan kelompok kontrol mengalami peningkatan ringan dari 31 ± 6,5 menjadi 32,1 ± 6,2. Meskipun demikian, perbedaan tersebut tidak bermakna secara statistik, baik pada uji intrakelompok eksperimen (p = 0,062), kontrol (p = 0,690), maupun uji antarkelompok post-test (p = 0,264). Kesimpulan: Disimpulkan bahwa intervensi peregangan kerja belum menghasilkan perubahan MSDs yang signifikan secara statistik, yang kemungkinan dipengaruhi oleh durasi intervensi yang belum optimal, keterbatasan sampel, dan kondisi baseline risiko yang sudah berada pada level rendah.
Downloads
Copyright (c) 2026 Sasaki Ridho Ashari, Nico L inggi Pongmasangka, Natasya Salsabilla

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





